C
Celeb Storm Daily

Polisi Usut Kebocoran Soal Ujian Nasional di Medan  

Author

Isabella Floyd

Published Apr 20, 2026

TEMPO Interaktif, Medan - Kasus bocornya soal di hari pertama pelaksanaan ujian nasional, Senin kemarin, tengah didalami Kepolisian Kota Besar Medan. Pihak Pengawas Ujian Nasional dari Perguruan Tinggi telah melaporkan kebocoran tersebut yang ditemukan di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Medan.

Di sekolah tersebut, pengawas menemukan dua siswa, berinisial SN dan JWB membawa lembar jawaban soal dalam ruang ujian. Kepala Poltabes Medan, Komisaris Besar Imam Margono saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, membenarkan adanya kejadian itu. ”Siswa sudah diperiksa. Fokus kepada sumber, asal usul soal dan jawaban,” kata Imam, Selasa (23/2).

Koordinator Pengawas Ujian Nasional dari Perguruan Tinggi, Syawal Gultom menyatakan, dari pertemuan dengan Kapoltabes Medan, katanya, penyidik sudah mengarah kepada sumber peredaran soal ujian nasional. ”Tadi dalam pertemuan dengan Kapoltabes, sepertinya sudah mengarah kepada pengedar soal dan jawaban,” kata Syawal.

Selain di Medan, ungkap Syawal, kecurangan ujian nasional di hari pertama juga ditemukan di Kecamatan Indrapura, Kabupaten Asahan. Di sana, ungkapnya, satu unit telepon genggam milik peserta Ujian Nasional disita. ”SMSnya berisi jawaban,” ungkap Syawal.

Pada hari pertama juga, pengawas dari perguruan tinggi mengamankan dua siswa dari ruang ujian di Sekolah Menangah Atas Negeri 2 Medan, karena memiliki lembar jawaban mata ujian Bahasa Indonesia dan Biologi. ”Kasus itu sudah kita laporkan,” katanya.

Scroll Untuk Melanjutkan

Bagi ketiga siswa, lanjut Syawal, masih diperkenankan untuk mengikuti ujian. ”Hari kedua UN, pengawasan lebih kita perketat,” katanya. Pengetatan dilakukan sejak siswa akan memasuki ruang ujian hingga ke dalam ruang ujian. ”Diperiksa apakah benar-benar clear, dan pengetatan dari dalam ruang ujian, pengawas semaksimal mungkin bisa menangkap gelagat siswa,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Hasan Basri saat dikonfirmasi tak bisa memberikan keterangan lebar. ”Saya lagi meting,” katanya saat dihubungi melalui telepon.

SOETANA MONANG HASIBUAN